^_^ Menjadi insan yang bertaqwa n' berakhlak mulia... ^_^ Unggul dalam Prestasi,,,,, Santun dalam Pekerti,,,,, Cakap dalam Kreasi.....^_^
Halaman
Selasa, 27 Oktober 2020
Jodoh.... ???
Bisa jadi jodoh kita adalah tetangga kita, teman sekolah dulu, teman kerja maupun teman komunitas kita
Bisa jadi jodoh kita adalah seseorang yang kita ketahui tai kita tak pernah bertegur sapa
Bisa jadi jodoh kita dia yang diam-diam sudah lama kita kagumi
Bisa jadi jodoh kita adalah followers kita atau dia yang bertabrakan dengan kita saat berpapasan di jalan.
Bisa jadi juga jodoh kita adalah dia yang tak kenal kita, ataupun kita tak kenal dia, tapi diperkenalkan
Sebegitu misterinya perihal jodoh. Walau sebenarnya jodoh kita telah dituliskan untuk kita jauh sebelum dunia ini ada
Terakhir..
Bisa jadi jodohkita adalah kematian..
Kepastian yang selalu kita abaikan.
Kepastian yang datangnya tak bisa diundur atau dimajukan
Maka persiapkan dengan sebaik-baiknya..
Agar bertemu dengan jodoh terbaik di Surga Allah SWT
Sebab, bisa jadi jodoh kita adalah dia yang telah di ciptakan Allah SWt khusus menunggu kita di Surga
Jangan Takut, jika ia yang terbaik, Allah SWT akan dekatkan..
JIka bukan yang terbaik, Allah SWT akan selesaikan dengan cara-Nya..
Semua Pasti akan Baik-Baik saja
Jangan lupa Istirahat ya,
kita juga butuh waktu jeda..
Karena untuk membuat semuanya kembali seperti semula,
kita pun butuh tenaga ekstra...
Tenangkan hati kita,
karena Allah SWT pasti akan memberikan jalan untuk setiap masalah yang ada..
Dan jangan sampai sakit ya,
karena esok nanto ada hal yang harus kita selesaikan segera..
Dan bersama Allah SWT,
semuanya pasti akan baik-baik aja..
Tenang aja,
karena Allah SWT selalu ada..
Minggu, 25 Oktober 2020
Nikmati aja Hidup
Maka jangan menyusahkan diri agar dipandang baik ma orang lain
Sebaik apapun kita
Yang benci tetaplah tak suka
Seburuk apapun kita
Yang cinta tetaplah sayang
Diri kita yang sebenarnya adalah
Apa yang kita lakukan disaat orang lain tak melihat kita
Maka dari itu,
Dedikasikan hidup kita hanya pada Allah SWT
Allah SWT lah satu-satunya yang mengingat kita
Perbaiki hubugan kita dengan Allah SWT
Allah SWT bukan fatamorgana dan tak pernah fana
Pada akhirnya kita hany akan tinggal sebuah nama
Yang ketika orang mendengarnya
Ia aka mendoakan kebaikkan kita
Atau bersyukur atas kepergian kita
Kamis, 13 Agustus 2020
Rentannya Hati Menjelang Pernikahan Suci
Pernikahan adalah perjanjian yang kokoh antara kita dengan Allah SWT. Maka sudah selayaknya, kita pun mengawali setiap tahapan menuju pernikahan pada segala hal yang menghantarkan ridho Allah SWT kepada kita. Memulai tahapan tersebut dengan cara yang tak sampai membawa kemaksiatan kepada Allah SWT, hingga kelak kita mampu menjadikan Allah SWT sebagai fokus utama kita dalam menjalani rumah tangga
Menikah akan menggenapkan separuh agama kita, dan kita diminta untuk menyempurnakannya dengan amalan-amalan kita yang lain. Itulah sebabnya setan tak akan pernah menyukai setiap diri yang memiliki niatan tulus untuk beribadah kepada Allah SWT. Termasuk dalam perkara pernikahan. Setan akan terus berjuang untuk menggoda, sekaligus menghancurkan rumah tangga yang dibangun dalam rangka ibadah kepada Allah SWT.
Maka sesungguhnya adalah suatu hal yang wajar, saat kita hendak menempuh pernikahan yang suci, kita akan menjumpai berbagai ujian yang terus menghadang. Kita akan mudah jatuh tergelincir tatkala kita tidak memiliki keimanan yang kuat, dan setan akan bersorak riang gembirai pada setiap keputusan diri yang mensirnakan Allah SWT di dalamnya.
Ujian menjelang pernkahan itu berbeda-beda, tidak sama antara satu orang dengan orang lainnya. Ada yang diuji dengan tidak turunnya restu orang tua, ada yang justru diuji dengan kekurangan dari sosok calon yang makin kesini makin terlihat.
Ada yang diuji dengan keraguan yang tiba-tiba hadir, ada pula yang diuji dengan kehadiran sosok mantan ta'arufan idaman terdahulu yang tiba-tiba menghubungi lalu mengatakan, "Assalamu'alaykum. Setelah saya pikir-pikir, sepertinya saya ingin kembali dengan proses kita dahulu... "
Luar biasa ya ujian maupun godaan menjelang pernikahan, Dalam hal ini setan mampu memainkan hati kita dengan kehati-hatian, tapi setan juga bisa saja tak segan mengobrak-abrik hati kita hingga hawa nafsu kita merajai.
Pada masa inilah kita perlu jeli dan teliti mana sekiranya kode dari Allah SWT agar kita memutuskan mundur dari rencana pernikahan kita, atau maka sekiranya membuat kita bertahan untuk terus berjuang tak peduli bagaiman setan menggoda.
Ketahuilah, ini tentang hati. Keputusan untuk menikah adalah keterlibatan antara hati kita dengan Allah SWT. Semua ini adalah tentang bagaimana kita membangun hubungan kita terlebih dahulu dengan Allah SWT sebelum kita menjalin hubungan yang kuat dengan makhluk-Nya.
Kita perlu memastikan bahwa kita memulai pernikahan dengan niat dan cara yang baik. Kita telah memilih sosok yang memang pantas untuk kita jadikan sebagai pasangan kita. Kita telah benar-benar memiliki kesiapan lahir batin dan kemauan yang besar untuk beribadah kepada Allah SWT. Dan kita telah berusaha mengenal diri kita dengan sebaik-baiknya hingga tumbuh sikap dewasa dan kesadaran utuh dalam setiap pengambilan keputusan apapun.
Dan satu yang terpenting, kita selalu melibatkan Allah SWT dalam egala hal, tak melupakan Allah SWT dalam setiap proses kita. Karena dengan mengikutsertakan Allah SWT dalam hati kita, kita akan measakan sendri tuntunan dan bimbingan dari Allah SWT tentang mana yang terbaik untuk hidup kita.
Maka sempurnalah ajaran Islam yang meminta kita untuk memberikan jarak antara khitbah dengan walimah dalam rentang waktu yang tidak lama. Karena pada masa ini, hati membutuhkan pertahanan yang ekstra kuat. Karena salah satu ujian besar pada tahap ini, adalah tak sedikit yang mengganggap khitbah dengan istilah setengah halal, yang pada akhirnya membuat merasa bebas untuk melakukan banyak hal dengan calon pasangannya, hingga sampai pada perbuatan zina pun tak bisa dilawan. Padahal sebentar lagi, andai mau bersabar dengan mengisi masa ini dengan sepenuhnya taat kepada Allah SWT
Kejarlah Cinta yang Sejati dan Pasti
Memang melelahkan berjalan di atas sebuah penantian yang tak tahu kapan akan menemukan sandaran. Memang teramat menyakitkan berada dalam hubungan yan tak jua menemukan titik terangnya.
Maka daripada sibuk memikirkann status yang belum juga tergenapi, lebih baik sibuk mencaritahu amalan apa yang membuat Allah SWT semakin mencintai.
Bukankah yang terpenting adalah bagaimana agar Allah SWT senantiasa membersamai?! Tidak peduli status kita sudah menikah atau belum. Tidak peduli saaat ini sudah punya ta'arufan atau belum. Yang terpenting adalah bgaimana status itu membuat kita semakin taat.
Jika kita seorang perempuan, maka tak ada pilihan lain selain terus meperbaiki diri di hadapan Allah SWT. Seburuk apapun masa lalu kita, kita selalu punya kesempatan untuk menjadi sholihah jika kita mau meminta ampun. Dan hadiahnya kelak Allah SWT akan berikan laki-laki sholih yang bersedia membimbing kita dunia-akhirat.
Dan kalian seorang pria, belajarlah menjadi pemimpin. Perbanyaklah mengkaji ilmu agama dan meningkatkan ke taqwaan di hadapan Sang Pencipta. Agar kelak kalian bisa membawa keluarga menuju surga yang dirindukan
Maka kesendirian itu bukan waktu untuk bersantai-santai, melainkan waktu yang paling baik untuk memperbaiki diri. Memperbanyak hafalan, memperbaiki ibadah-ibadah dan memperbanyak puasa sunnah. Sebagai bentuk ikhtiar kita untuk mendekatkan diri pada Allah SWT.
Daripada sibuk memikirkan seseorang yang belum tentu jodoh kita, lebih baik sibuk memikirkan bagaimana agar Allah SWT mencintai kita. Karena jika Allah SWT sudah cinta, maka seluruh makhluk Allah akan mencintai kita. Yang di langit, maupun yang di bumi.
Untuk itu, kejarlah cinta yang sejati dan pasti. Jangan membuang waktu untuk seseorang yang belum tentu serius ingin memperistri. Waktu kita begitu berharga, my dear. Pastikan bahwa setiap detik yang terbuang, membuat kita semakin dekat kepada Allah SWT.